MERUBAH KEPERCAYAAN

Success Tips diambil dari buku “SANG MOTIVATOR PEMBEBAS” terbitan Gramedia

Author: Johanes Lim, Ph.D, CPC, CHt

WA: 0857 8017 3862

www.indonesia-inc.com

 

 

 

MERUBAH KEPERCAYAAN

 

If you don’t change your beliefs, your life will be like this forever. Is that good news?

Douglas Noel Adams

Jika Anda tidak merubah kepercayaan kepercayaan Anda, maka kehidupan Anda akan tetap seperti ini selamanya.

Apakah itu kabar baik?

Douglas Noel Adams

 

Ada tertulis bahwa, “Kepercayaan memindahkan gunung” dan juga “You are what you belief”

Saya pribadi sangat yakin akan kebenaran pernyataan diatas bahwa kepercayaan kita akan mempengaruhi pola pikir kita, yang akan mempengaruhi kosakata ucapan kita, prilaku kita, kebiasaan kita, karakter kita, dan akhirnya “nasib” kita, baik ataupun buruk, sukses atau gagal, kaya atau miskin, pemenang atau pecundang.

 

Sebagaimana yang telah saya tulis dalam buku RSQ (Rich & Success Quotient) THE MONEY MAKER terbitan Gramedia Pustaka Utama, 2007, bahwa hasil riset saya terhadap cukup banyak orang yang sukses kaya dan atau miskin melata-lata, membuktikan bahwa peranan “Basic Belief Systems” atau sistem kepercayaan dasar seseorang sangat dominan dalam mempengaruhi kualitas hidup seseorang, termasuk dalam hal kesuksesan kekayaan finansial.

 

Orang yang sukses kaya biasanya telah memiliki sikap mental dan kepercayaan akan kesuksesan kekayaan, sejak mereka masih miskin; sedangkan orang yang miskin permanen atau menjadi pecundang, telah memiliki sikap mental dan kepercayaan miskin, sejak masih miskin, sampai matinya.

 

Kita ini hidup sebagian besar didasarkan oleh kepercayaan, dan bukan oleh fakta atau pengetahuan kita sendiri.

Kita tidak cukup pandai dan tidak cukup waktu untuk menguji terlebih dahulu segala sesuatu sebelum melakukannya, melainkan bergerak berdasarkan naluri kita. Jika kita cukup percaya bahwa sesuatu itu perlu kita lakukan, maka akan kita lakukan.

Sebaliknya, jika tidak cukup percaya, maka tidak akan kita lakukan.

Demikian seterusnya, meliputi semua aspek kehidupan kita, baik sektor material maupun mental dan spiritual

 

Contoh:

  • Mengapa kita berani memakan atau meminum makanan yang disuguhkan kepada kita oleh orang lain (apakah makan direstoran ataukah dirumah teman)? Tidakkah khawatir makanan diolah secara tidak higienis, atau bahkan beracun?
  • Kita memakannya karena percaya, bahwa pasti tidak terjadi hal buruk, bukankah demikian?
  • Bagaimana kalau hidangan itu disuguhkan oleh orang yang membenci kita atau yang kita benci?
  • Tidak akan kita makan, karena curiga, jangan jangan……

 

Jadi, yang saya maksud dengan merubah kepercayaan, bukanlah semua kepercayaan Anda kepada apa saja, bukan!

Kepercayaan yang baik dan menguntungkan –minimal tidak merugikan Anda- pertahankanlah.

Namun jika ada kepercayaan yang selama ini menghambat Anda untuk menjadi pribadi yang dinamis, positif, produktif, sukses kaya, dan berguna…., maka apapun bentuk kepercayaan itu, ENYAHKANLAH!

 

Sekalipun ajaran kepercayaan itu berasal dari nenek moyang Anda yang Anda yakini beritikad baik terhadap Anda, pikirkanlah ulang.

Kita sama tahu bahwa datangnya kepercayaan memang berasal dari pengajaran orang lain. Hanya sebagian kecil saja yang kita temukan sendiri. Dan orang lain itu belum tentu bertujuan buruk terhadap Anda.

Namun sebagai orang yang dewasa lahir batin, apalagi sebagai SANG MOTIVATOR Anda perlu memahami betul bahwa pengajaran dan kepercayaan yang Anda terima dari pendahulu Anda itu juga belum tentu disaring dan dipikirkan matang-matang sebelum diturunkan kembali kepada Anda!

Sebagai ilustrasi:

  • Itikad atau tujuan baik saja tidak cukup, melainkan juga diperlukan cara atau proses yang juga baik.
  • Seorang ibu yang menyayangi bayinya, tidak akan meluputkan mata bayinya dari kebutaan, jika sang ibu meneteskan air raksa, dan bukannya obat tetes mata, ketika ingin mengobati mata bayinya yang meradang

 

Hal kedua, Anda perlu berkepala dingin menelaah setiap kepercayaan yang diturunkan, apakah pelaku kepercayaan sebelumnya memiliki kualitas hidup yang membanggakan ataukah tidak?

Pertanyakan:

  • Apakah saya dan orang lain yang menerapkan kepercayaan model ini hidupnya patut diteladani ataukah tidak?
  • Jika patut, maka pertahankanlah kepercayaan itu.
  • Jika tidak patut, maka ubahlah kepercayaan itu dengan kepercayaan lain yang lebih berguna

 

Banyak sekali kepercayaan kuno yang telah usang dan tidak lagi berguna untuk mencapai prestasi hidup, namun yang tetap dipertahankan.

Juga banyak sekali kepercayaan yang diajarkan oleh orang yang tidak layak untuk diteladani. Mereka merancang kepercayaan itu untuk menjustifikasi kinerja hidupnya.

Misalnya:

  • Jika mereka miskin papa, maka mereka akan mengajarkan kepercayaan yang memuliakan kemiskinan, dsb
  • Jika mereka koruptor, maka mereka akan mengajarkan bahwa selama “mengeluarkan jatahnya orang miskin” maka uang mereka sudah “diputihkan”, dsb

 

Untuk lebih detilnya tentang beragam kepercayaan yang menyesatkan, silahkan baca buku saya RSQ THE MONEY MAKER

 

Ibaratnya, “Jika orang buta menuntun orang buta, maka keduanya bisa jatuh kedalam parit!”

Buku SANG MOTIVATOR adalah buku tentang perubahan, tentang merubah diri kita sendiri!

Jadi hanya Anda yang bisa menjawab, apakah perlu atau tidak bagi Anda untuk merubah kepercayaan, agar kualitas kehidupan Anda juga berubah!?