JANGAN HANYA PANDAI BICARA, LAKUKANLAH!

Success Tips diambil dari buku “SANG MOTIVATOR PEMBEBAS” terbitan Gramedia

Author: Johanes Lim, Ph.D, CPC, CHt

WA: 0857 8017 3862

www.indonesia-inc.com

 

 

JANGAN HANYA PANDAI BICARA, LAKUKANLAH!

 

We have many people who could tell what the problem is; and some people who could tell how to solve it; now we should find a very few people who could walk the talk, and make it happen!

Johanes Lim

Kita mempunyai banyak orang yang bisa memberitahu tentang apa yang menjadi persoalan; dan beberapa orang yang bisa memberitahu bagaimana cara mengatasinya; sekarang kita harus menemukan sangat sedikit orang yang bisa membuktikan omongannya, yang bisa membuat sesuatu terjadi!

Johanes Lim

 

Dunia ini –termasuk Indonesia, termasuk perusahaan kita- tidak memerlukan Problem Teller, karena tanpa diberitahukan pun, kita sudah tahu tentang apa yang menjadi persoalan; baik untuk diri sendiri, keluarga, bisnis, maupun negara kita.

 

Yang kita perlukan juga bukan sekedar Problem Solver, karena dalam banyak kasus, kita juga sudah tahu bagaimana cara mengatasi kesulitan yang terjadi.

 

Persoalan kita ialah:

Kita sudah tahu apa persoalan kita

Kita sudah tahu bagaimana cara mengatasinya

Yang kita belum tahu adalah BAGAIMANA MULAI BERTINDAK MENGATASINYA DAN MEMBUATNYA TERJADI?!

Dan orang seperti itulah, yakni orang yang bisa membuat sesuatu hal baik terjadi, yang bisa membuktikan omongannya menjadi bukti hasil, yang kita butuhkan!

 

Mari coba kita renungkan, apakah ajaran saya ini benar ataukah keliru?

Mulai dari bagaimana cara menghilangkan kebiasaan merokok, sampai bagaimana cara memberantas korupsi, bahkan sampai cara mengenyahkan kemiskinan dan meroketkan kesejahteraan masyarakat….. sesungguhnya banyak dari kita yang sudah tahu caranya.

Bahkan Pemerintah juga sudah membuat peraturan atau undang undangnya

Namun mengapa sampai hari ini hal baik itu belum terjadi?

Karena tidak ada cukup orang yang berani bertindak mewujudkannya, at all cost!!

 

Berkenaan dengan kebiasaan merokok misalnya, selama orang tidak buta tuli atau buta huruf, pasti bisa membaca dibungkus rokoknya tentang Peringatan Pemerintah tentang bahaya merokok…

Namun toh orang tetap merokok!

Di Jakarta sudah dibuat Perda dan sanksi denda uang atau kurungan bagi orang yang merokok ditempat yang dilarang merokok; namun faktanya toh orang tetap merokok ditempat yang tertulis dilarang merokok!

Bahkan orang yang seharusnya melakukan penegakkan hukum ikut ikutan melanggar hukum!

 

Berkenaan dengan pemberantasan korupsi misalnya, entah sudah berapa banyak dibuat peraturan, ketetapan, undang undang, bahkan komisi dan institusi, termasuk dana besar untuk iklan sosialisasi kemasyarakat tentang prilaku korupsi dan cara memberantasnya; namun toh sampai sekarang korupsi masih merajalela dimana-mana; bahkan juga terjadi pada orang yang membuat kebijakan anti korupsi

 

Berkenaan dengan kerugian bisnis, atau lemahnya daya saing bisnis kita melawan kompetisi bisnis global misalnya; kita sudah tahu bahwa salah satu penyebabnya adalah rendahnya produktivitas SDM dan kurangnya inovasi bisnis.

Kita juga sudah tahu tentang bagaimana cara meningkatkan produktivitas SDM maupun cara menciptakan inovasi berkesinambungan; agar keunggulan bersaing bisnis kita meroket!

Namun faktanya, tidak ada cukup pebisnis yang bertindak mewujudkan apa yang mereka sudah ketahui, mengapa?

Jawabannya klise: Belum sempat! Belum tepat waktunya! Belum ada orang yang cocok untuk melaksanakannya! Dll, dsj, dst

 

Saya pribadi yang berprofesi sebagai pelatih dan konsultan bisnis, sering merasa frustrasi menghadapi pebisnis kita.

Mereka merasa sudah hebat, sudah tahu, sudah bisa, sehingga tidak lagi mau diberitahu, karena merasa tidak perlu.

Namun sampai bisnisnya sekarat, bahkan ada yang sampai bangkrut, mereka tidak juga melaksanakan semua hal baik yang telah mereka ketahui!

Ahhhhh….. capek deh!

Kita bukan hanya perlu tahu persoalan; bukan hanya perlu tahu cara mengatasinya; namun juga perlu sungguh bertindak mengatasinya!