TIDAK CUKUP DENGAN BEKERJA CERDAS

Success Tips diambil dari buku “SANG MOTIVATOR PEMBEBAS” terbitan Gramedia

Author: Johanes Lim, Ph.D, CPC, CHt

WA: 0857 8017 3862

www.indonesia-inc.com

 

 

TIDAK CUKUP DENGAN BEKERJA CERDAS

 

I don’t believe that work smart alone can replace the work hard attitude for success. Work smart is necessary, work hard is a must!

Johanes Lim

Saya tidak percaya bahwa kerja cerdas saja bisa menggantikan prilaku kerja keras untuk sukses. Kerja cerdas adalah perlu, namun kerja keras adalah harus!

Johanes Lim

 

 

Saya tahu bahwa bagaimanapun kerasnya seseorang bekerja membanting tulang, namun jika tanpa kecerdasan memilih bidang usaha dan atau nilai tambah, maka sampai matipun orang nyaris mustahil untuk bisa sukses kaya.

Saya tahu bahwa hampir semua pekerja kasar, buruh, pemecah batu, penarik gerobak sampah, dan sejenisnya, sudah bekerja sangat keras sepanjang hidupnya, dan tetap saja hidup miskin.

Namun saya tidak setuju jika karena realita itu, maka dikatakan bahwa “Kerja keras tidak perlu! Yang penting kerja cerdas!”; karena fakta juga menunjukkan bahwa bagaimanapun cerdasnya seseorang, atau bagaimanapun inovatifnya ide seseorang, jika tidak dilaksanakan dengan serius, all-out dan mati-matian, maka segala macam kecerdasan itu tidak akan membuahkan prestasi, hanya rata-rata saja, marginal!

 

Sebagai pelatih dan konsultan bisnis yang telah menjalani profesi ini sejak 16 tahun lalu, saya telah bertemu dengan entah berapa banyak orang sukses kaya. Namun tidak ada satu orangpun para eksekutif bisnis ataupun pebisnis sukses itu yang meraih kejayaannya tanpa kerja keras!

Bahkan mereka bekerja lebih keras dan lebih panjang waktunya dibandingkan orang yang belum sukses kaya!

Mereka harus dikategorikan orang cerdas, karena bisa menggunakan pikirannya untuk menciptakan terobosan, visi, dan strategi; serta cukup cerdas untuk mengkomunikasikan dan menginspirasi orang lain untuk membantu mewujudkannya; namun demikian, yang bekerja paling keras, adalah dirinya!

Karena dia paham bahwa tidak ada seorangpun yang mempunyai obsesi dan keyakinan serta keinginan untuk mewujudkan sukses terhadap proyeknya, kecuali dirinya sendiri.

 

Sehingga menurut saya, jika ada orang yang bersikeras mengajarkan bahwa “Untuk sukses, cukup dengan kerja cerdas, dan bukan kerja keras”, maka saya anggap ia adalah orang yang malas, dan atau arogan, serta “masih hijau”, belum tahu bahaya!

 

Saya hanya mengingatkan saudaraku bahwa, tidak ada kesuksesan yang diperoleh secara mudah, melainkan perlu menerapkan kombinasi dan sinergi antara kerja cerdas dengan kerja keras sekaligus, secara simultan dan berkesinambungan