RESEP PERUBAHAN

Success Tips diambil dari buku “SANG MOTIVATOR PEMBEBAS” terbitan Gramedia

Author: Johanes Lim, Ph.D, CPC, CHt

WA: 0857 8017 3862

www.indonesia-inc.com

 

 

RESEP PERUBAHAN

 

If you continue to act as you have always acted, and if you continue to see as you have always seen, you will continue to get the same results you always had.

Anonymous

Insanity is doing the same thing in the same way and expecting a different outcome.

Chinese Proverb

 

Jika Anda terus melakukan apa yang selalu Anda lakukan, dan jika Anda terus melihat apa yang selalu Anda lihat, Anda akan terus mendapat hasil yang sama seperti yang selalu Anda dapatkan

Anonim

Kedegilan adalah melakukan hal yang sama dengan cara yang sama, dan mengharapkan hasil yang berbeda

Pepatah China

 

Ketika saya melatih atau mementori Client untuk meningkatkan kinerja bisnisnya, saya pasti memberikan ekuasi sbb:

  • INPUT = OUTPUT
  • SAME PROCESS = SAME RESULT

 

Kalau kita ingin mengubah hasil atau kinerja kita, apakah dalam bisnis, karier, studi, ataupun dalam apa saja; maka pertama-tama adalah keharusan dari kita untuk mengubah cara, atau proses, atau input; tidak boleh sama seperti yang sudah sudah.

Ibaratnya, jika kita ingin mendapatkan hasil air yang berwarna biru, maka yang harus dimasukan adalah air dan pewarna biru. Sungguh ironis, dan aneh serta agak idiot jika kita menuangkan air dan pewarna merah, namun mengharapkan hasil air berwarna biru, bukankah demikian?

 

Hal yang sama berlaku dalam dunia bisnis.

Jika konsep, tema, gambar, layout, warna, dan media, dari iklan baru Anda sama seperti yang sebelumnya (yang tidak berhasil menarik minat beli konsumen), maka ketika iklan baru itu ditayangkan, hasilnya juga akan kurang lebih sama seperti yang sebelumnya: gagal!

Sehingga solusi warasnya (saya tidak menggunakan kata “cerdas”, melainkan “waras”, agar tidak terkesan menuntut), jika kita mengharapkan hasil yang berbeda dari dampak iklan sebelumnya ialah: MENGUBAH IKLANNYA! ATAU MEDIA IKLANNYA! ATAU KEDUANYA! Bukankah demikian?

Jika iklan berubah, dan media iklannya juga berubah, maka kita bisa mengharapkan hasil yang juga berubah, itulah cara berpikir logis yang sangat sederhana

Contoh lain dalam karier:

Si Polan sudah bekerja belasan tahun diperusahaan “A”, namun karier dan penghasilannya seolah bantut, tidak berkembang.

Si Polan tidak bodoh, tapi tidak pintar; tidak malas, tapi juga tidak rajin; tidak jahat, tapi juga tidak baik.

Polan tidak sukses dalam karier karena sering terlambat datang kekantor; sering melawan perintah atasan; sering bergunjing dan menjelek jelekkan perusahaan kepada karyawan baru.

Sekalipun sudah sering ditegur dan dibina, namun prilaku Polan tidak berubah. Dia tidak dipecat, karena memang tidak melanggar hal vital.

Nah pertanyaan saya:

  • Jika si Polan tidak merubah prilakunya, apakah mungkin prestasinya bisa meningkat? Jika prestasinya “jongkok”, apakah mungkin dia mendapat promosi karier?
  • Jika Anda menjawab “Tidak”, berarti Anda sudah paham dengan apa yang saya maksud

 

Berarti mulai sekarang Anda juga sudah paham bahwa apa saja yang Anda hasilkan, bukanlah hal yang kebetulan, melainkan hanyalah akibat atau impact dari apa yang Anda lakukan:

  • Hasil memuaskan karena prosesnya juga memuaskan
  • Hasil mengecewakan karena prosesnya juga mengecewakan
  • Hasil tidak akan berubah, jika proses atau input tidak berubah
  • Hasil pasti berubah, ketika proses atau input berubah

 

Tidak ada faktor kebetulan ataupun takdir dalam hal ini; melulu hanyalah faktor sebab akibat.

Tidak diperlukan kecerdasan ataupun sekolah tinggi untuk memahaminya, cukup menggunakan kewarasan sederhana.

Itulah sebabnya orang patut dijuluki “degil” jika mengharapkan hasil berbeda, dengan proses yang sama, setuju?!