1 Perusahaan Publik 4.0 Pakar Revolusi Industry 4.0

revolusi industri 4.0, industrial revolution 4.0, pakar revolusi industri 4.0, industry 4.0, radio bisnis pasfm, johanes lim, pakar revolusi industry 4.0, revolusi industry 4.0

MAKING PLC 4.0 part 1

PLC BOD atau Board Of Director Public Listed Company, mempunyai beban mental dan tanggung jawab yang lebih besar dan berat, karena apa yang dilakukan dan tidak dilakukannya, yang mempengaruhi kinerja perusahaannya, disorot Investors, akan dipuji dan atau dihakimi:

  1. Ketika hasil bisnisnya meroket –apalagi secara progresif; apalagi secara sustainable- dan nilai sahamnya terus naik dan menguat; maka reputasi dan self-dignity nya meroket; akan dipuja puji oleh Stakeholders dan Pengamat dan Pemerintah; karena artinya Market Capitalization perusahaannya membesar, tambah kaya dan hebat serta membanggakan
    1. Ada 10 Emiten Saham Terbaik yang Sales Revenues dan atau Net Profit nya naik diatas 20% sepanjang 2018
    1. BOD sebagai pribadi juga ikut terdongkrak reputasi dan value nya, sehingga lebih mudah mendapatkan akses kepembesaran skala selanjutnya; baik untuk Business Networking, Business Partnership, Business Funding, Business Expansion
  2. Ketika hasil bisnisnya terpuruk -terus merugi, nilai sahamnya anjlok, Market Caps nya mengecil, apalagi kalau sampai di suspend saking buruknya-; maka bukan hanya perusahaan sukar mendapatkan suntikan pendanaan, namun akan semakin cepat terpuruk dan ambruk; apakah di akuisisi, ataukah di delisting, ataukah bangkrut
    1. Ada 10 Saham yang harga sahamnya anjlok diatas 70%-90% sepanjang 2018
    1. BOD sebagai pribadi juga ikut menderita dan malu, karena reputasi dan self dignity nya ambruk; Investors akan menyesali diri dan menyumpah serapah telah membeli saham yang mengakibatkan kerugian finansial parah; dan biasanya perusahaan akan RUPSLB untuk mengganti Direksi yang payah, dengan harapan Direksi baru bisa menyelamatkan nasib perusahaan

Johanes Lim yang gemar menganalisis kinerja Emiten, coba memberikan Direksi New Paradigm untuk mencegah kerugian; dan menggandakan hasil 2020; dengan menerapkan HOW TO WIN INDUSTRIAL REVOLUTION 4.0; termasuk sub topik atau elemen atau ekstensinya yang berjudul SMIoT (Sales Marketing Internet of Things)

MENGAPA HARUS PUBLIC LISTED COMPANY?

Karena Johanes Lim prihatin. Namanya saja sudah PLC, yang harusnya membanggakan dan menjadi money making tools bagi banyak Investor, baik yang institusi maupun perseorangan; namun kenyataannya, MAYORITAS PLC KINERJANYA “BOO”, yang artinya, bukan hanya jelek untuk PLC bersangkutan, tapi juga telah merugikan finansial Investor yang membeli sahamnya

Ada 649 Emiten yang wajib menyampaikan laporan keuangan yang telah di-audit; ada 24 Emiten yang tidak mengumumkan laporan keuangannya 2018; biasanya Emiten tersebut bermasalah

Ada 7 Saham yang “Mati Suri” Gara-gara Suspensi Menahun

Ada 11 emiten kena suspensi karena belum bayar biaya pencatatan

BEI sedang men SUSPEND 20an Emiten

BEI sudah men DELISTING puluhan Emiten

PENYEBAB EMITEN DI DELISTING:

  1. Mengalami kondisi yang berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha, baik secara finansial atau secara hukum, atau tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai
  2. Emiten mengalami problem operasional bisnis, dan sudah tak bisa memberikan pertanggungjawaban untuk menyampaikan rencana bisnis perusahaan ke depannya

Jadi kalau kita runut, sebab akibat buruknya kinerja PLC adalah OLD FASHIONED MANAGEMENT, tetap menjalankan bisnis dengan gaya kuno, sehingga tidak ada QUANTUM LEAP INNOVATION, melemahnya daya saing; susah jual, susah untung, susah tumbuh; logika bisnisnya akan menyulitkan keuangan bisnis, kesulitan likuiditas, gagal bayar kewajiban; gagap gugup kebingungan entah harus melakukan apa untuk mengatasi ICEBERG PROBLEM ini; sehingga tidak bisa memenuhi kewajibannya sebagai PLC mengeluarkan Audited Financial Report; ditegur dan disanksi BEI; tetap gagap gugup DON’T KNOW WHAT TO DO, akhirnya di delisting

Detailnya bisa dipelajari di https://bit.ly/3e7L5yW

revolusi industri 4.0, industrial revolution 4.0, pakar revolusi industri 4.0, industry 4.0, radio bisnis pasfm, johanes lim, pakar revolusi industry 4.0, revolusi industry 4.0