MENYINTAI PEKERJAAN

Success Tips diambil dari buku “SANG MOTIVATOR PEMBEBAS” terbitan Gramedia

Author: Johanes Lim, Ph.D, CPC, CHt

WA: 0857 8017 3862

www.indonesia-inc.com

 

 

 

MENYINTAI PEKERJAAN

 

The man who does not work for the love of work but only for money is not likely to neither make money nor find much fun in life.

Charles M. Schwab

Orang yang bekerja bukan karena menyintai pekerjaannya, tapi hanya untuk uang, sepertinya tidak akan bisa menghasilkan uang ataupun menemukan kegembiraan hidup

Charles M. Schwab

 

Hampir setiap orang yang bekerja pasti punya motif untuk menghasilkan uang, dan itu sah serta wajar saja; namun kalau hanya untuk uang, dan bukan karena kita menyukai bidang pekerjaannya, dan atau karena kita ingin berprestasi dalam menyelesaikan penugasannya; maka hal itu dikatakan oleh Charles Schwab sebagai hal yang merugikan, karena orang itu sulit bisa menghasilkan kesuksesan finansial, malahan kehilangan kegembiraan dalam menjalani keseharian hidup!

Mengapa demikian?

 

Mari kita renungkan bersama, khususnya bagi saudara yang tinggal dan bekerja dikota besar seperti Jakarta misalnya:

  • Jika jarak antara rumah dengan tempat bekerja lumayan jauh, maka memerlukan waktu tempuh antara 1-3 jam. Bisa 1 jam jika berangkat dari rumah sebelum matahari terbit dan kembali kerumah setelah malam tiba, supaya tidak terjebak kemacetan jalan yang sudah ekstrim. Bisa 3 jam jika berbarengan dengan mayoritas, apalagi jika traffic light rusak; apalagi jika turun hujan!?
  • Dengan kata lain, waktu dan upaya yang kita alokasikan untuk keperluan bekerja, bisa lebih dari 60% dari total waktu 24 jam kita! Apalagi jika pada malam hari masih dipergunakan untuk meeting, menjamu orang, atau prospecting…wah…wah…wah…!?
  • Coba bayangkan…..jika urusan pekerjaan sudah menelan mayoritas waktu produktif kita, yang artinya sebagian besar hidup kita adalah untuk bekerja; maka betapa malangnya kita jika menjalani pekerjaan yang tidak kita sukai!?
  • Sekalipun menghasilkan uang, sebenarnya terlalu mahal pengorbanan yang harus kita berikan; apalagi jika setelah menghabiskan waktu, tenaga dan kegembiraan hidup kita, pekerjaan itu tidak menghasilkan cukup uang!?

 

Sebab orang yang bekerja hanya demi uang, biasanya punya tabiat “mencuri pekerjaan” (tidak serius bekerja, malas, curang), ketika tidak diawasi! Bagi mereka, yang penting hadir, datang pagi pulang sore, akhir bulan gajian, akhir tahun naik gaji!

Jadi sesungguhnya, yang mereka butuhkan bukanlah pekerjaannya, melainkan hanya uangnya! Mereka hanya sekedar bekerja; tanpa hati, tanpa pikiran!

Karena hasil kerjanya marginal, tidak ada yang bisa dijadikan alasan untuk promosi karier; maka karier orang seperti itu akan bantut! Dan hal itu membuat mereka kecewa, menggerutu, dan tidak gembira!

Orang seperti itu akan berteriak girang ketika hari Jum’at, “Thanks GOD, it’s Friday!”, karena Sabtu dan Minggu mereka libur, merasa terbebas sejenak dari “siksaan” pekerjaan.

Jadi benar seperti yang dikatakan Charles Schwab, bukan?

 

Nah, sebagai industriawan sukses dan terkemuka, Charles menasehati agar kita janganlah mempunyai motif yang melulu hanya untuk mencari uang ketika bekerja, melainkan ada alasan yang lebih besar dan lebih layak untuk diperjuangkan, antara lain:

  1. Karena sesuai dengan kompetensi dan minat Anda
  2. Karena Anda bisa mengaktualisasikan diri
  3. Karena output dari pekerjaan itu berguna bagi banyak orang
  4. Karena bisa membuat Anda bangga dan terhormat

 

Jika kita mempunyai salah satu atau lebih dari 4 motif diatas, maka waktu menjalani pekerjaan tidaklah merasa terpaksa, melainkan suatu kesempatan untuk berkarya, untuk mengexpresikan diri, untuk mewujudkan impian; sehingga bekerja menjadi hal yang menggairahkan.

Misalnya Anda hobby dan bisa bernyanyi, kemudian bekerja sebagai penyanyi, wah, ibaratnya seperti “pucuk dicinta ulam tiba”. Jangankan dibayar, tidak dibayar saja sudah senang! Bukankah demikian?

Karena kita bekerja dengan hati yang gembira, maka pikiran menjadi jernih, dan lebih kreatif. Hati kita juga punya keperdulian untuk memajukan bidang pekerjaan yang kita geluti, agar minimal bisa exist, dan idealnya bertumbuh kembang! Kita akan bantu memikirkan cara mensukseskannya!

 

Karena sifat, prilaku, dan prestasi kerja kita bagus, maka secara otomatis akan mendapat promosi karier dan peningkatan penghasilan yang jauh lebih cepat dibandingkan orang yang tidak menyukai pekerjaannya; sehingga orang itu mendapat “Triple Happiness”: ya pekerjaan, ya penghasilan, ya kegembiraan hidup!