Presiden Kecewa Pakar Revolusi Industry 4.0

motivasi bisnis, motivator bisnis indonesia, inspirator hidup, motivator terbaik, pengubah hidup, pembicara terbaik, pembicara terkenal, pelatih sukses, pakar industry 4.0, johanes lim

PRESIDEN JOKOWI KECEWA

Berkenaan dengan kekecewaan Presiden Joko Widodo atas laporan Bank Dunia yang menyatakan bahwa dari dari 33 perusahaan asal China yang akibat Perang Dagang USA-China, relokasi keluar negeri, dan 23 perusahaan memilih berinvestasi di Vietnam. 10 lainnya pergi ke Malaysia, Thailand, dan Kamboja. Tidak ada satupun yang memilih Indonesia

Seyogianya Presiden Joko Widodo tidak perlu sedih atau jengkel, karena kita dan Vietnam berbeda jauh.  

Vietnam menganut sistem pemerintahan Sosialis yang dulunya menganut paham komunis. Sehingga, lahan dikuasai oleh negara. Jadi, investor yang butuh lahan dengan cepat bisa dipenuhi oleh negara. Plus sistem Pemerintahannya memungkinkan memaksakan, apa kata Pemerintah Pusat KALAU MASIH MAU SELAMAT, harus dilaksanakan Pemerintah daerah

Selain PRODUCTIVITY PER-WORKER yang lebih tinggi dibandingkan kita, karena waktu kerja melulu dipergunakan untuk bekerja menghasilkan output, dan bukan untuk urusan non bisnis; Masih ditambah di Vietnam tidak ada istilah MOGOK BURUH atau DEMO BURUH apalagi aneka DEMO BER SEQUEL SEQUEL seperti filem drama Korea Selatan, hahaha..

Jadi, kalau mengharapkan Pemerintah Pusat mau mampu membenahi GLOBAL COMPETITIVENESS dunia usaha, menurut Johanes Lim masih perlu waktu cukup lama. Bahkan dedikasi dan kerja keras Presiden Jokowi, menurut saya baru membuahkan hasil yang berimbas kepada seluruh lapisan Masyarakat, dalam 1 dekade mendatang

Karena prioritas Pemerintahan Jokowi memang bersifat comprehensive-integrated, mulai dari desa kekota; bukan lagi Jawa Sentris, melainkan Indonesia Sentris; bahkan memprioritaskan memperbaiki kualitas hidup “wong cilik” agar bisa hidup layak dan bukan sekedar layak hidup.

Semua itu perlu kerja sangat keras dan waktu yang panjang, serta dukungan semua orang; entah apakah keburu atau tidak mengejar waktu pemanfaatan BONUS DEMOGRAFI pada 2030-2040, untuk MELEDAKKAN KEMAKMURAN DAN KEDIGDAYAAN BANGSA

Johanes Lim bukan meragukan keseriusan dan atau kemampuan teknis dan atau kekayaan SDA bangsa kita; melainkan pesimis bahwa dalam kurun yang relatif pendek tsb Pemerintah sanggup MENGUBAH MINDSET & PERILAKU PARA ELITE BANGSA agar juga perduli dan all-out mendukung program untuk kemaslahatan dan kedigdayaan bangsa negara

Saya tidak mengatakan RAKYAT melainkan ELITE karena sesungguhnya, PEMIMPIN disegala bidang dan tempat adalah ibarat LOKOMOTIF; dan PENGIKUT atau Masyarakat ibarat GERBONG KERETANYA. Kemana Lokomotif menuju, maka gerbong juga akan sampai disana. Seperti kata peribahasa serupa, “GURU KENCING BERDIRI, MURID KENCING BERLARI”; atau seperti yang sudah saya bahas dalam insert sebelumnya di RADIO BISNIS PASFM, “LEADER DETERMINES COMPANY’S DESTINY”; karena realitanya MANUSIA ITU HANYALAH PRODUK LINGKUNGANNYA, baik maupun buruk; payah maupun hebat; toleran maupun intolerant; pemersatu maupun pemecah belah; SEMUA HANYALAH AKIBAT DARI SEBAB DIDIKAN, BUDAYA, DAN TELADAN dari orang yang lebih tua dan atau dituakan  

Jadi kalau saya kalkulasi, imbas positif menguntungkan kepada middle-upper level Society dari kerja keras Presiden Jokowi dan Teamnya, mungkin baru berdampak setelah rakyat kebanyakan disejahterakan dan diberdayakan oleh Pemerintahan Jokowi; entah bisa terwujud dipemerintahan periode kedua Presiden Jokowi ataukah tidak?

PADAHAL, bagi bagi banyak orang bisnis, yang sudah didera aneka kesusahan selama 4 tahun terakhir; dan yang masih harus WAS WAS dilanda GLOBAL ECONOMIC CRISIS yang mengintip dan mungkin menerjang dunia usaha ditahun 2020 atau selambatnya kwartal kedua 2021, akibat berlanjutnya Perang Dagang USA-China

APAKAH PEBISNIS MASIH BISA BERTAHAN HIDUP kalau harus menunggu sekian tahun lagi sampai aneka kesulitan berbisnis berlalu?

Apakah Anda memilih untuk terus WAIT AND SEE sebelum melakukan tindakan revolusioner untuk merekayasa ulang keunggulan bersaing bisnis Anda dan atau bahkan melakukan BUSINESS PLATFORM CHANGING agar tepat manfaat sesuai tuntutan jaman REVOLUSI INDUSTRY 4.0 yang sudah sedemikian nyata? 

Detailnya bisa dipelajari di https://bit.ly/3e7L5yW

revolusi industri 4.0, industrial revolution 4.0, pakar revolusi industri 4.0, industry 4.0, radio bisnis pasfm, johanes lim, pakar revolusi industry 4.0, revolusi industry 4.0