Revolusi Mental 4.0 Pakar Revolusi Industry 4.0

revolusi industri 4.0, industrial revolution 4.0, pakar revolusi industri 4.0, industry 4.0, radio bisnis pasfm, johanes lim, pakar revolusi industry 4.0, revolusi industry 4.0

Apakah relevansinya antara REVOLUSI MENTAL nya Presiden Jokowi dengan Industry 4.0?

Menurut Johanes Lim, dimanapun juga, ketika berurusan dengan mengelola manusia, yang paling sulit bukanlah mengajarkan technical skills; bahkan juga bukan technology transfer; semua yang berkenaan dengan pedagogi adalah relatif gampang, karena hanya memerlukan makalah dan methodology; maka selama orang yang diajar dan mengajar masuk kategori waras, maka pasti MAMPU

Jangankan manusia yang berakal budi; dolphin, singa laut, bahkan kambing saja bisa dilatih untuk melakukan keterampilan tertentu, bukan? 

Yang ruwet dan sering bikin sakit kepala itu adalah ME MAU KAN MANUSIA agar MELAKUKAN secara konsisten dan konsekwen, APA YANG MEREKA MAMPU

Negara kita tidak kekurangan orang pintar dan atau orang berpendidikan tinggi. Yang profesor dan doktor dan bahkan double doctorate degree juga banyak; bahkan yang sudah terlibat dalam pemerintahan juga banyak.

YANG MENJADI PROBLEM KLASIK ADALAH: Bukan seberapa banyak yang kita ketahui, melainkan seberapa banyak yang kita terapkan dan hasilkan?

Apa gunanya punya segunung ilmu pengetahuan dan atau sekoper ijasah, jika hasil kerjanya hanya OMONG TOK?

Yang mirip dengan itu adalah apa yang telah kita lakukan: Negara kita punya entah berapa ribu PERATURAN tentang ini dan itu, tentang untuk pemudahan ini dan itu, tentang mencegah korupsi ini dan itu; PERTANYAANNYA: Lantas kenapa kok birokrasi masih lelet? Kenapa kok korupsi masih merajalela? Kenapa kok Country Competitiveness kita masih ranking 45 dari 140 negara; bahkan kalah oleh Thailand ranking 38, Malaysia ranking 25; apalagi Singapore ranking kedua

Salah satu alasannya adalah World Economic Forum menyatakan index daya saing disusun secara tahunan untuk mengetahui lanscape daya saing global, sejalan dengan Revolusi Industri Keempat alias Industry 4.0.

Alasan lainnya adalah MASALAH MENTAL

SEBAGIAN KECIL ORANG yang sukses, yang kaya, yang berakhlak mulia, yang berguna bagi orang banyak, MEMILIKI SUCCESS DRIVEN LIFE; sehingga sekalipun tidak ada yang memotivasi dan atau mendidik, mereka mau mampu otodidak, berjuang pontang panting jungkir balik untuk mewujudkan mimpi besarnya, DAN AKHIRNYA TERWUJUD!

Realitanya TO MAKE GREAT THINGS DONE, TO MAKE DREAMS COME TRUE, tidaklah diperlukan SPECIAL TALENTS atau SPECIAL TREATMENT apapun, melainkan cukup memiliki MERITOCRATIC MENTAL ATTITUDE

Kebalikannya adalah MEDIOCRE MENTALITY yang punya kebiasaan “BURUK MUKA CERMIN DIBELAH”: diri sendiri yang malas, negatif, boros, koplak, berkutat dengan urusan tetek bengek setiap hari; tapi melihat orang lain sukses kaya, timbul iri hati, kebencian, dan hasrat mau menjarah

BERUNTUNGNYA, segala sesuatu itu, baik maupun buruk BISA DITIRU; sukses dan gagal itu ada PATRON nya; maka sama seperti “VERMAK JEAN” yang harus mempreteli jahitan lama sebelum menjahitnya dengan pola baru,  untuk “VERMAK MANUSIA” juga sama HARUS DILAKUKAN MIND PATTERN INTERRUPTION: membongkar pola pikir lama, dan menjahit ulang berdasarkan pola baru, sehingga menghasilkan sesuatu yang berbeda dengan sebelumnya

ITULAH MAKNA REVOLUSI MENTAL menurut Johanes Lim

MERITOCRACY MANAGEMENT SUDAH TERBUKTI EFEKTIF mengubah bangsa dan negara Singapore menjadi Great Nation dalam waktu singkat, oleh PM Lee Kuan Yew:

“Whoever governs Singapore must have that iron in him. Or give it up. This is not a game of cards. This is your life and mine. I’ve spent a whole lifetime building this and as long as I’m in charge, nobody is going to knock it down.” Rally speech at Raffles Place, 1980

Deng Xiaoping menggebrak China pada tahun 1978 dengan ucapannya, dan filosofinya sehingga mampu menjadikan China sebagai World Nation Leader:

”Tidak perduli kucing itu hitam atau putih, yang penting bisa menangkap tikus!”

Indonesia pun juga pasti mampu, selama mau, dan berani membayar harganya.

Johanes Lim menjadikan judulnya MAKING REVOLUSI MENTAL 4.0 adalah sekalian menambahkan program REVOLUSI MENTAL Presiden Joko Widodo dengan pemahaman dan pembekalan INDUSTRY 4.0, karena mumpung sekarang adalah jaman Revolusi Industri 4.0; maka INDONESIA BUKAN HANYA BISA HEBAT, SUKSES, MAKMUR, DIGDAYA, melainkan juga AMAN NYAMAN BAGI SEMUA ORANG, mayoritas maupun minoritas, tidak memperdulikan lagi mau hitam atau putih atau belang, asalkan  MERITOKRATIS  

Detailnya bisa dipelajari di https://bit.ly/3e7L5yW

#revolusiindustri40 #pakarrevolusiindustri40 #industry40 #industrialrevolution40 #radiobisnispasfm #johaneslim