Esensi Pidato Presiden Jokowi: Saya Ajar! Saya Kejar! Saya Hajar!

revolusi industri 4.0, johanes lim, industrial revolution 4.0, motivator terbaik, pakar penjualan, pakar revolusi industri 4.0, pakar pemasaran, pakar disruptive innovation, motivator bisnis, pembicara terbaik, pakar BUMN

5 Visi Jokowi untuk Indonesia Maju.
MAKING INDONESIA 4.0

Sangat menggairahkan dan mencerahkan menyimak pidato Presiden terpilih Joko Widodo pada acara bertajuk “VISI INDONESIA” di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Minggu, 14 Juli 2019.

5 Point penting yang akan diterapkan oleh Presiden Jokowi untuk memastikan Visinya dilaksanakan dan mencapai hasil, untuk INDONESIA MAJU

Dan tentu saja, ketika itu terjadi, maka pak Jokowi akan mengukir sejarah baru, menjadi Presiden yang mau mampu membawa segenap Rakyat dan tumpah darah Indonesia menjadi NEGARA MAJU! Bukan lagi Negara Berkembang! Melainkan Negara yang sejajar dengan bangsa bangsa dan negara BESAR lainnya!

Presiden Joko Widodo TO BE THE HISTORY MAKER! Itulah yang akan kita saksikan mulai hari ini sampai 2024 mendatang!

Dan semangat, GOVERNMENT MODEL itu hanya akan bisa dilanjutkan oleh CAPRES 2024 yang mempunyai “Chemistry” Visi Misi Aksi yang minimal sama (idealnya lebih hebat) dengan Presiden Jokowi!

Karena jika tidak, maka tidak mungkin bisa diterima oleh segenap Masyarakat Indonesia yang “WARAS”; karena tentunya setelah Masyarakat menikmati kebesaran kehebatan kedigdayaan kesejahteraan yang telah dinikmatinya mulai 2019-2024, tidak mau diajak mundur kebelakang!?

Itulah sebabnya bolak balik Presiden Jokowi mengungkapkan isi hatinya bahwa YANG AKAN DIAJAK DAN BERTAHAN BERSAMANYA ADALAH ORANG ORANG YANG MAU MAMPU BEKERJA CEPAT TEPAT HEMAT HEBAT! Karena Beliau paham, segala jerih payahnya membangun fondasi selama 2 periode ini, tidak akan mungkin bisa dipertahankan jika dipimpin oleh orang yang MEDIOCRE & NARROW MINDED & NON PANCASILAIS!

Sedangkan bagi siapa saja yang tidak mau atau tidak mampu mengikuti iramanya, harus disingkirkan!

WOW!?

Kalau boleh Johanes Lim kutip dan tanggapi, dari kosakata dan body language pak Jokowi, sangat jelas bahwa Beliau akan menerapkan MANAJEMEN MERITOKRATIS (Meritocracy Management, manajemen yang berorientasi kepada kontribusi manfaat) dikombinasikan dengan MAKING INDONESIA 4.0 (menerapkan elemen Industrial Revolution 4.0 pada segenap komponen Pemerintahan dan Kemasyarakatan) untuk mengeksekusi Visi dan Program Aksi nya untuk memastikan kelima Point itu terjadi!

Ada 2 kosakata manis yang jika sungguh dieksekusi pasti efektif TO MATERIALIAZE THOUGHTS INTO THINGS, yang esensi maknanya adalah “SAYA AJAR! SAYA KEJAR! SAYA HAJAR!”  

“SAYA AJAR” maksudnya adalah difasilitasi agar semua Pihak, baik Pihak Pemerintahan Pusat Daerah; maupun Non Pemerintahan maupun Masyarakat luas MAU DAN MAMPU berjuang bersama sama dengan Pemerintah; APBN akan digelontorkan untuk memicu dan memacu percepatan peningkatan kompetensi dan motivasi Masyarakat umum dan dunia usaha; kelanjutan pembangunan infrastruktur untuk mempermudah dan memperluas jangkauan percepatan penyebaran pembangunan ekonomi keseluruh penjuru Nusantara; kemudahan dan kecepat tepatan perijinan dan keindahan penawaran investasi untuk menarik sebanyak mungkin DDI dan FDI agar tercipta peluang bekerja dan berpenghasilan bagi segenap rakyat Indonesia; penekanan dan penerapan semangat KITA INDONESIA, KITA PANCASILA untuk memastikan tidak ada lagi polarisasi dan radikalisme yang memecah belah semangat persatuan kesatuan kebersamaan, sehingga terciptalah iklim kamtibmas yang kondusif terhadap penciptaan kemakmuran ekonomi bagi seluruh elemen Masyarakat, baik Masyarakat domestik maupun global yang berada di Indonesia  

Sehingga Masyarakat tidak lagi memubazirkan waktu, energi, sumberdayanya untuk mengurusi TETEK BENGEK GOMBAL non bisnis non ekonomi non kemajuan non kemakmuran

Sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak mampu maju, selama mau

“SAYA KEJAR” maksudnya adalah mengindikasikan keseriusan, bukan basa basi, bukan rhetorika; melainkan TEKAD untuk melihat 5 Point untuk Indonesia Maju tsb terjadi dan membuahkan hasil! Karena kebiasaan pak Jokowi memang RAJIN MENGONTROL (turun kelapangan untuk menginspeksi, bukan sekedar seremonial; dan secara rutin, bukan sekali saja) pekerjaan atau project; sehingga apa yang menurut tradisi “tidak bisa atau lama”, bisa terwujud, dan secara relatif cepat, di era kepemimpinan Jokowi

“SAYA KEJAR” juga berarti MAKING INDONESIA 4.0, karena pak Jokowi mahfum bahwa diera REVOLUSI INDUSTRI 4.0 yang sudah mendunia ini; dimana penerapan elemen IR4.0 (Industrial Revolution 4.0) akan mempercepat peningkatan Global Competitiveness secara exponential unprecedented; sebaliknya, jika tetap old fashioned pasti tertinggal dan melarat!

Bukan hanya telah memerintahkan Memperindag menerapkan MAKING INDONESIA 4.0 pada 5 kategori industri sebagai pilot project untuk menerapkan IR4.0, melainkan juga pada semua sektor industri dan sosial kemasyarakatan; karena Beliau pasti paham bahwa IR4.0 bukan hanya sudah sedang akan MEREVOLUSI DUNIA USAHA melainkan JUGA MEREVOLUSI SEGENAP KEHIDUPAN MASYARAKAT DAN TATANAN SOSIAL BUDAYA POLITIK EKONOMI GLOBAL!

Johanes Lim yakin bahwa KEMENTERIAN EKONOMI KREATIF akan dipercayakan kepada Menteri yang IR4.0 MINDED, agar secepatnya seluasnya sebesarnya menerapkan elemen IR4.0 seperti Internet of Things, Artificial Intelligence, Big data, Cloud Computing, Human Cloud, dsj; untuk menciptakan aneka terobosan baru dalam INDUSTRY 4.0 sehingga menciptakan banyak DIGITALPRENEURS, NOMADICPRENEURS, dll, dsb; sehingga tercipta banyak peluang bekerja dan berpenghasilan secara CEPAT TEPAT HEMAT HEBAT!!

“RIDING THE WAVE OF INDUSTRIAL REVOLUTION 4.0” adalah Key Success nya.

Kelak akan kita dengar aneka istilah seperti:

MAKING TNI 4.0

MAKING POLRI 4.0

MAKING BUMN 4.0

MAKING PROVINCE 4.0

MAKING CITY 4.0

MAKING INDUSTRIAL ESTATE 4.0

MAKING BUSINESS 4.0

MAKING MOSQUE 4.0

MAKING CHURCH 4.0

MAKING YOU 4.0

“SAYA KEJAR” juga berarti memastikan tidak ada lagi PENGGERECOK yang karena kurang kerjaan bolak balik bikin reseh bikin rusuh! Kalau membandel, maka akan DIBUBARKAN! DITUTUP! DIHAJAR! DIPECAT!

Itulah sebabnya Johanes Lim yakin bahwa APA YANG DIUCAPKAN OLEH PRESIDEN JOKOWI PASTI AKAN DILAKSANAKAN; SEHINGGA BERKEMUNGKINAN BESAR AKAN TEWUJUD!

Kalau dalam periode pemerintahan pertama terkesan pak Jokowi lamban dan mungkin sungkan dan mungkin kompromistis terhadap hal yang menghambat programnya dan atau yang mengerecokinya berulang ulang; maka dalam pemerintahan periode kedua ini, saya yakin pak Jokowi BERUBAH dan berani TO MAKE THINGS HAPPEN!

Seperti kutipan,

“Saya dalam lima tahun ke depan insyaAllah sudah tidak memiliki beban apa-apa. Jadi keputusan-keputusan yang miring-miring, yang itu penting untuk negara ini, akan kita kerjakan. Karena saya sudah tidak memiliki beban apa-apa,” kata Presiden Jokowi saat menghadiri halal bihalal dengan Aktivis 98, di Jakarta, Minggu (16/6/2019)

“SAYA HAJAR” adalah konsekwensi logis dari siapapun yang berani menerapkan MANAJEMEN MERITOKRATIS yang secara equal and fair menerapkan “Reward & Punishment” berdasarkan kinerja, secara non diskriminatif, tanpa embel embel primordialisme

Kalau menurut istilah Johanes Lim adalah siapa saja harus DI BINA supaya mau mampu mencapai hasil. Namun setelah DI BINA berulang kali tetap saja tidak mau atau tidak mampu kontributif terhadap pencapaian target hasil, maka tidak ada jalan lain yakni harus DI BINA SAKAN! (dipecat, digulung, dilibas, dibubarkan, dsj)

Siapa saja yang lamban apalagi menghambat perwujudan MAKING INDONESIA MAJU, pasti dilibas!

Siapa saja yang memboroskan apalagi mengkorupsi anggaran negara, pasti dilibas!

Siapa saja yang menggerecok dan memfitnah dengan aneka hoax memecah belah kerukunan bangsa, pasti dilibas!

Sesungguhnya sudah sejak buku keempat saya “JUST DUIT” diterbitkan Gramedia pada 2001, sudah saya tulis cara murah mudah cepat tepat untuk MEMBERANTAS KORUPSI DAN MENGENYAHKAN KEMISKINAN yakni dengan menerapkan MANAJEMEN MERITOKRATIS yang salah satunya adalah mengeksekusi strategi “POTONG MONYET” kepada “para monyet” yang bolak balik bikin reseh bikin rusuh yang menghambat kemajuan dan pemakmuran bangsa

Banyak orang takut memberantas PENGGERECOK yang menungganggi dan memanfaatkan isu SARA, karena takut dirusuh takut dikeroyok; padahal menurut teori Psikologi Massa, sekalipun ada ratusan ribu Massa yang menggerecok, sesungguhnya mereka itu “seragam, satu” yakni tergantung dari “Kepala Gerombolan” yang sesungguhnya hanya segelintir orang saja.

Sehingga jika diterapkan strategi “potong monyet”: tangkap, dan “penggal” kepala gerombolan monyet nya, maka “Massa Monyet” pasti bubar lari tunggang langgang kocar kacir, tidak berani mengganggu lagi!

Kalau dibiarkan dan atau kalau takut, maka sampai kapanpun akan terus digerecok, karena memang begitulah sifat “monyet”.

Kalau ibarat peperangan –dijaman apapun, baheula maupun modern- ketika “Panglima Perangnya” terbunuh, maka gerombolan pasukan yang banyak itu pasti menyerah, merasa sudah kalah.

Ibaratnya seperti ketika dulu kota Hiroshima dan Nagasaki di bom Sekutu, maka sekalipun kekuatan pasukan Jepang masih banyak tersebar dibanyak negara taklukan; dan sekalipun masih banyak kota lain di Jepang diluar 2 kota tsb; namun secara psikologis, itu artinya kalah, sehingga menyerah.

Jadi konklusinya:

  • Kita sekalian, segenap anak bangsa, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote; harus bahu membahu, bergandengan tangan, menyingsingkan lengan baju; berbeda dalam persatuan; bersatu dalam perbedaan; BERSAMA SAMA MEWUJUDKAN VISI MISI AKSI menerapkan MERITOCRACY MANAGEMENT & MAKING INDONESIA 4.0; yang dikomandani oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadikan INDONESIA MAJU! INDONESIA BESAR! INDONESIA MAKMUR! INDONESIA DIGDAYA!

Johanes Lim, Ph.D, CPC, CHt

Pakar Revolusi Industri 4.0

WA: 0857 8017 3862

revolusi industri 4.0, johanes lim, industrial revolution 4.0, motivator terbaik, pakar penjualan, pakar revolusi industri 4.0, pakar pemasaran, pakar disruptive innovation, motivator bisnis, pembicara terbaik, pakar BUMN

Pakar Revolusi Industri 4.0 Indonesia

Banyak orang merasa ngeri dengan kata “REVOLUSI INDUSTRI 4.0”; karena sudah diberitakan terjadinya kebangkrutan perusahaan secara massal dan PHK besar-besaran terus-terusan, dibanyak negara, termasuk Indonesia, akibat BISNIS KALAH BERSAING MELAWAN PERUSAHAAN YANG MENERAPKAN ELEMEN INDUSTRIAL REVOLUTION 4.0

Padahal, bukan Revolusi Industri 4.0 yang salah atau buruk; melainkan OLD FASHIONED MENTAL ATTITUDE banyak Pebisnis yang bersikeras tidak mau adaptif terhadap perubahan jaman!

Revolusi Industri 4.0 telah memberikan manfaat keuntungan yang luarbiasa kepada banyak Pebisnis dan perusahaan serta masyarakat; karena meningkatkan  daya saing, produktivitas, kreatifitas, dan tentunya hasil bisnis; bukan hanya meningkat secara linear, melainkan MELEDAKKAN HASIL BISNIS SECARA EXPONENTIAL & UNPRECEDENTED!

JANGAN KHAWATIR! 

revolusi industri 4.0, johanes lim, industrial revolution 4.0, motivator terbaik, pakar penjualan, pakar revolusi industri 4.0, pakar pemasaran, pakar disruptive innovation, motivator bisnis, pembicara terbaik, pakar BUMN

Solusi pragmatisnya sudah disiapkan oleh Dr.Johanes Lim dan RADIO BISNIS PASFM 92.4, berupa seminar sehari yakni:

HOW TO WIN INDUSTRIAL REVOLUTION 4.0

revolusi industri 4.0, johanes lim, industrial revolution 4.0, motivator terbaik, pakar penjualan, pakar revolusi industri 4.0, pakar pemasaran, pakar disruptive innovation, motivator bisnis, pembicara terbaik, pakar BUMN

TUJUAN MANFAATNYA ADALAH JELAS LUGAS:

Meledakkan hasil bisnis (Sales, Profit, Market share) Anda secara CEPAT TEPAT HEMAT HEBAT  

UNTUK MENDENGARKAN VIDEO TENTANG ESENSI MANFAAT PROGRAM INI, SILAHKAN TONTON DAN KLIK DISINI

UNTUK PENDAFTARAN SILAHKAN MENGHUBUNGI RADIO BISNIS PASFM JAKARTA

Bagi Anda yang ingin mempelajari sinopsis dan agenda lengkap nya SILAHKAN KLIK DISINI

revolusi industri 4.0, johanes lim, industrial revolution 4.0, motivator terbaik, pakar penjualan, pakar revolusi industri 4.0, pakar pemasaran, pakar disruptive innovation, motivator bisnis, pembicara terbaik, pakar BUMN

UNTUK MEMPELAJARI REVOLUSI INDUSTRI 4.0 MELALUI VIDEO YOUTUBE Silahkan klik disini untuk masuk ke Youtube Channel nya

revolusi industri 4.0, johanes lim, industrial revolution 4.0, motivator terbaik, pakar penjualan, pakar revolusi industri 4.0, pakar pemasaran, pakar disruptive innovation, motivator bisnis, pembicara terbaik, pakar BUMN

Johanes Lim Resume

For the past 24 years, Doctor Johanes Lim has been working with organizations by helping people learn how to maximize their performance and impact.

He uses his many years of experience and extensive research to provide dynamic, cutting-edge and creative keynotes and high impact programs for Business Owners, Senior Managers, employees, and individuals – all with a focus on achieving their personal and professional potential.

revolusi industri 4.0, johanes lim, industrial revolution 4.0, motivator terbaik, pakar penjualan, pakar revolusi industri 4.0, pakar pemasaran, pakar disruptive innovation, motivator bisnis, pembicara terbaik, pakar BUMN

Dr. Johanes Lim works with organizations of all sizes, including BUMN (State-Owned Enterprises); to engage, inspire and ignite their passion for performance. He is engaging, entertaining and committed to extraordinary results; this is why he is always in great demand. Make the right choice for your next training, event or for help in firing up! The performance power of your workforce.

EDUCATION:

  • Johanes Lim is a Doctor in Business Administration from Pacific Western University Los Angeles, USA; MBA and BSBA from California State University Los Angeles, USA
  • Certified Professional Consultant from The American Consultant Institute USA
  • Certified Hypnotherapist from School Of Hypnotherapy New Zealand

Group Chairman:

  • PBI Consulting Group; SBI Property Group; Indonesia Inc

Author of 16 business and motivational books, 9 books published by Gramedia

Motivator & Trainer, Infantry Brigade, Rindam Jaya, Kodam Jaya

WORKING EXPERIENCES:

  • VP, Profit Booster International Ltd, Auckland
  • General Manager, Setiajaya Group, Property Division
  • Market Dev.Manager, Sumitomo Heavy Ind HEJ
  • National Sales Manager, Schwan Stabilo & Nutrasweet
  • Medical Reps and South Sumatera Coordinator, Sandoz Pharmaceuticals
revolusi industri 4.0, johanes lim, industrial revolution 4.0, motivator terbaik, pakar penjualan, pakar revolusi industri 4.0, pakar pemasaran, pakar disruptive innovation, motivator bisnis, pembicara terbaik, pakar BUMN